BUMDES

PDFCetakE-mail

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, tambahan Lembaran Negara Nomor 3839)
  2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 1999 tentang Pencabutan Beberapa Peraturan Menteri Dalam Negeri, Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa.
  3. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 1999 tentang Pedoman Umum Pengaturan Mengenai Desa.
  4. Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 13 Tahun 2000 tentang Sumber Pendapatan dan Kekayaan Desa, Pengurusan dan Pengawasannya.
  5. Peraturan Desa Sindanglaya Nomor 8 tahun 2004

 

Profil :

Desa sebagai satu kesatuan wilayah hukum dan merupakan pemerintahan terbawah dalam tata pemerintahan di Indonesia, sebagaimana diatur dalam UU 22/99 dan PP 76/2001, dituntut untuk mampu berupaya semaksimal mungkin dalam menggali dan memunculkan potensi sumber-sumber penerimaan yang diharapkan dapat menopang kebutuhan dana pembangunan yang akan dilaksanakan. Kemandirian sebuah desa tercermin pada seberapa besar desa itu mampu membiayai kegiatan-kegiatan pemerintahan dan pembangunan secara swadaya melalui peningkatan pendapatan asli Desa secara terarah dan berkelanjutan, dengan mengelola sumber-sumber (potensi) desa yang dimiliki dan dikelola sendiri sehingga ketergantungan pada subsidi / bantuan pemerintah akan semakin kecil, terutama bagaimana desa dapat menggali dan mengembangkan sumber-sumber baru bagi pembiayaan pembangunan dengan tidak membebani masyarakat lebih berat, dengan mengupayakan peningkatan pada bidang perekonomian (non fisik) yang menganut pola pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Desa sindanglaya, yang memiki luas wilayah 251,000 Ha ditambah lahan sawah sekitar 18.000 m2 berlokasi di Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang, dengan jumlah penduduk 16.805 jiwa dan memiliki potensi angkatan kerja yang berusaha diberbagai sektor informal dan non formal memiliki potensi untuk dikembangkan. Dari data-data yang kami peroleh melalui data potensi desa kegiatan angkatan kerja disektor informal meliputi berbagai bidang , seperti : Bidang home industry meliputi pengolahan ikan, asinan dan manisan, dendeng , kegiatan jahit-menjahit, percetakan dan sablon, kerajinan tangan (handycraft), pengrajin bambu, pembuatan cindera mata dengan bahan baku limbah kayu dan tripleks, bahan dasar resin, pabrik tahu dan tempe. Disektor pertanian dan perikanan meliputi pemuliaan budidaya tanaman hias dan bonsai, industri bunga potong, pemuliaan ikan koi (yang telah meraih penghargaan tingkat nasional).

Sedangkan disektor jasa meliputi usaha perbengkelan, koperasi simpan pinjam, jasa wartel dan Pemberdayaan sarana air bersih yang diperoleh melalui PPK tahun 2003. Disektor pemberdayaan sampah ada kelompok-kelompok pemuda Karang Taruna yang telah melakukan penyortiran berupa sampah organik dan non organik dan hasilnya mampu memenuhi kegiatan pemuda di bidang usaha.

Semua potensi tersebut dapat dikembangkan melalui program Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Tentunya tidak semua potensi itu dapat dirangkul melalui BUMDES, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana. Namun demikian, untuk langkah awal, BUMDES Nitya Manggala telah memiliki program-program unggulan yang akan dikembangkan, dan diharapkan nantinya dapat membuka unit-unit usaha baru yang menguntungkan.

Kesuksesan sebuah program membutuhkan waktu yang panjang, kerja keras disertai kejujuran dan dukungan baik dari Pemerintah, Pihak Swasta, Dinas dan Instansi terkait dan yang lebih penting tingginya nilai peran serta masyarakat untuk bersama-sama terlibat di sektor pembangunan. Langkah-langkah program yang akan kami lakukan, kami tuangkan di dalam dokumen perencanan yang terbagi ke dalam 3 bidang kegiatan yaitu :

  1. Penguatan institusi unit usaha yang ada.
  2. Penguatan dan pengembangan jaringan dengan mitra BUMDES.
  3. Pembukaan unit usaha baru.

Tiga bidang kegiatan ini disusun berdasarkan skala prioritas setelah mempertimbangkan saran dan masukan dari berbagai pihak khususnya BAMUS dan Pemerintah Desa Sindanglaya, dan dituangkan dalam rencana kerja Badan pengelola BUMDES Nitya Manggala.

 

Berita Desa

Realisasi DD TA. 2017

 Penggunaan Dana Desa (DD) Pemerintah Desa Sindanglaya tahap 1  1. Rehabilitasi Cor Beton Jalan Kp....

Desa Sindanglaya Rekrut Perangkat Desa

SINDANGALAYA-Terbitnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dimana sesuai Pasal 53 bahwa...

Kelola APBDesa, Sekdes se-Kab. Lampung Utara Bertamu ke Sindanglaya

Sebagai tindak lanjut kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa Bagi Para Sekretaris Desa...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Foto Kegiatan

Kami memiliki 26 tamu online

Kalimat Bijak

“Jealousy is a sign that love should hane each other.”

Cemburu adalah tanda bahwa cinta harus saling memiliki.