Anggaran Desa Melonjak Rp 11 T Jadi Rp 20 T

PDFCetakE-mail

Pemerintah menambah alokasi anggaran desa dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015 yang akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat. Jumlah dana meolonjak dari anggaran sebelumnya sekitar Rp 9 triliun menjadi Rp 20 triliun.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan penambahan itu untuk menggenjot pembangunan di kawasan desa.

"Kalau pakai yang sebelumnya Rp 9 triliun, paling setiap desa hanya mendapat Rp 400 juta," kata Bambang seusai Sidang Kabinet Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 24 Desember 2014.

Bambang mengatakan, dengan adanya kenaikan pagu anggaran itu ditambah alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk dana desa, setiap desa bisa mendapatkan anggaran sekitar Rp 750 juta. Anggaran itu harus digunakan untuk pembangunan infrastruktur di pedesaan.

"Kalau desa ini penghasil pangan, padi misalnya, harus berfokus di irigasi. Tapi yang lain mungkin jalan atau pasar. Yang penting harus jelas guidelines," katanya.

Untuk pembimbingan dan pengawasan penggunaan anggaran desa selanjutnya akan dilakukan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. "Dana desa bukan dana yang bisa dipakai semaunya. Ini harus menjadi program nasional, tahun ini khusus untuk infrastruktur."

Berita Desa

Realisasi DD TA. 2017

 Penggunaan Dana Desa (DD) Pemerintah Desa Sindanglaya tahap 1  1. Rehabilitasi Cor Beton Jalan Kp....

Desa Sindanglaya Rekrut Perangkat Desa

SINDANGALAYA-Terbitnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dimana sesuai Pasal 53 bahwa...

Kelola APBDesa, Sekdes se-Kab. Lampung Utara Bertamu ke Sindanglaya

Sebagai tindak lanjut kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa Bagi Para Sekretaris Desa...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Foto Kegiatan

Kami memiliki 11 tamu online

Kalimat Bijak

“Forget the failures, but always remember a lesson from every failure you got.”

Lupakan kegagalan, namun selalu ingat sebuah hikmah dari sebuah kegagalan.